Dari Cisaat ke Rusia: Mengenal Desa Cibatu, Sentra Logam Legendaris yang Produknya Kini Mendunia

Berita Utama Gaya Hidup

PANGLAWUNGANNEWS.COM, CISAAT – Suara dentuman logam yang bersahutan dari bengkel-bengkel kecil di Desa Cibatu, Kecamatan Cisaat, kini membawa gaung kebanggaan hingga ke mancanegara. Kabar mengenai terpilihnya karya perajin Cibatu sebagai cendera mata dari Presiden RI untuk Presiden Rusia, Vladimir Putin, sontak memicu rasa bangga luar biasa bagi warga desa. Produk yang dihasilkan bukan sekadar alat fungsional seperti cangkul atau pisau dapur, melainkan karya seni bernilai sejarah tinggi seperti pedang pora, sangkur militer, hingga senjata upacara yang memiliki kualitas ekspor.

Sejarah mencatat bahwa kemasyhuran logam Cibatu telah melegenda lintas generasi. Cerita turun-temurun mengisahkan bagaimana kualitas tempaan perajin lokal diakui sejak era kakek-buyut mereka, bahkan menarik perhatian para tokoh besar nasional. Kepercayaan instansi militer dan pasar internasional terhadap produk Cibatu didasarkan pada ketangguhan material dan kehalusan seni kriya yang tidak ditemukan di tempat lain. Hal ini menjadikan Desa Cibatu bukan sekadar pemukiman, melainkan laboratorium budaya hidup yang terus memproduksi simbol-simbol kearifan lokal Sukabumi.

Pemerintah Desa Cibatu di bawah kepemimpinan Asep Rahmat terus berupaya memastikan kemajuan ekonomi ini selaras dengan kesejahteraan para perajin. Melalui dukungan akses pasar digital dan bantuan alat produksi, pemerintah desa ingin memastikan bahwa generasi muda tetap tertarik menekuni profesi ini. Dengan semangat “Go International”, tradisi logam Cibatu kini bertransformasi menjadi kekuatan ekonomi kreatif yang membuktikan bahwa produk lokal Sukabumi mampu berdiri sejajar dengan produk manufaktur global, membawa nama harum daerah ke panggung dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *