PANGLAWUNGAN.COM, PALABUHANRATU – 5 Agustus 2026 | Pertanian di Kabupaten Sukabumi resmi memasuki era baru! Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi menargetkan lahan seluas 5.000 hektar untuk menerapkan program Pertanian Modern Advanced Agricultural System (PM-AAS).
Program hasil kolaborasi dengan Kementerian Pertanian ini siap membawa kabar gembira bagi para petani: biaya pengerjaan lebih murah, tapi hasil panen melompat dua kali lipat!
Mengapa PM-AAS Jadi Terobosan Luar Biasa?
- Hasil Panen Meroket: Dari rata-rata 5,7 ton per hektar, ditargetkan tembus hingga 10–12 ton per hektar.
- Hemat Biaya & Tenaga: Penggunaan metode Tanam Benih Langsung (Tabela) memangkas biaya operasional hingga 50%.
- Serba Canggih: Olah lahan menggunakan traktor modern, penyemprotan pupuk menggunakan drone, dan panen cepat pakai combine harvester.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Aep Majmudin, menegaskan bahwa cara bertani tradisional yang menguras biaya dan tenaga ekstra harus mulai ditinggalkan.
“Teknologi PM-AAS memberi kepastian bagi petani agar mendapatkan keuntungan yang jauh lebih besar. Dengan 5.000 hektar lahan yang kita siapkan, Sukabumi siap menjadi percontohan pertanian modern nasional,” ungkapnya.
Dengan penerapan teknologi ini, profesi petani di Kabupaten Sukabumi dipastikan semakin menjanjikan, efisien, dan modern!
