PanglawunganNews.com – Palabuhanratu, Sukabumi – Senin, 19 Januari 2026
PALABUHANRATU – Dalam upaya mengoptimalkan anggaran daerah, Dinas PU Kabupaten Sukabumi menerapkan skala prioritas yang ketat dalam memilih metode perbaikan jalan. Kadis PU Uus Firdaus mengungkapkan bahwa pengecoran (beton) hanya diterapkan pada ruas jalan tertentu yang memiliki beban kendaraan berat atau kontur tanah yang menantang.
Menurut Uus Firdaus, meskipun metode pengecoran memiliki durabilitas dan usia pakai yang lebih panjang, biayanya mencapai dua kali lipat dibandingkan pengaspalan. Oleh karena itu, pengecoran hanya difokuskan pada jalur-jalur logistik dan industri yang membutuhkan struktur jalan yang sangat kuat.
“Pengecoran biayanya tinggi, dua kali lipat dari pengaspalan. Kecuali di lokasi yang memang banyak dilalui angkutan berat, maka kita terapkan metode pengecoran demi kekuatan struktur,” jelas Uus Firdaus.
Langkah ini diambil agar alokasi dana infrastruktur tetap proporsional. Jalur pemukiman dan penghubung antar desa akan tetap dimaksimalkan dengan Hotmix, sementara jalur utama dengan beban berat akan diperkuat dengan beton guna menjamin keamanan pengguna jalan di seluruh pelosok Kabupaten Sukabumi.
