Opak Jampang Kulon: Jajanan Legendaris Sukabumi yang Manis dan Gurih

Sukabumi – Bagi wisatawan yang melintas atau mengunjungi destinasi di sekitar Kabupaten Sukabumi, khususnya wilayah selatan, ada satu camilan khas yang selalu menjadi buruan: Opak Jampang Kulon. Makanan tradisional dari Kecamatan Jampang Kulon ini terkenal sebagai oleh-oleh khas daerah tersebut. Opak Jampang Kulon merupakan penganan khas yang dibuat dari bahan dasar beras ketan dan pemanis alami gula merah. Kerajinan pangan lokal ini kini semakin populer, tidak hanya di Sukabumi, namun juga dikenal luas di berbagai penjuru Indonesia. Cita rasa khasnya yang manis, gurih, dan renyah membuatnya disukai oleh segala usia. Keberadaan Opak ini sendiri telah mendarah daging dalam kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat setempat selama puluhan tahun. Produk ini kini tidak hanya ditemukan di pasar-pasar tradisional, tetapi juga mulai mengisi etalase toko oleh-oleh modern dan memanfaatkan platform pemasaran digital. Mempertahankan Resep Leluhur Selama Dua Dekade Kami berkesempatan berbincang dengan salah satu pembuat opak di Desa Jampang Kulon, Ibu Sanah (45 tahun), yang telah menekuni usaha ini selama lebih dari 25 tahun. “Opak Jampang kami dikenal lebih renyah dan rasa manisnya pas. Kami juga punya varian rasa asin gurih selain yang manis,” jelas Bu Sanah. “Kami masih menggunakan resep yang diturunkan turun-temurun dari nenek moyang. Bahan baku utama, seperti beras ketan pilihan dan gula merah asli, menjamin rasanya tetap alami dan autentik.” Mengenai proses pembuatannya, Bu Sanah menjelaskan bahwa mereka masih mengandalkan cara yang manual dan tradisional. Tahapannya meliputi pencucian beras ketan, penggilingan, pencampuran adonan dengan gula merah cair, kemudian dicetak, dan dijemur di bawah sinar matahari. “Meskipun prosesnya cukup melelahkan, kami harus mempertahankan metode tradisional ini demi menjaga konsistensi kualitas Opak,” tambahnya. Tantangan terbesar yang dihadapi dalam bisnis ini adalah menjaga kesamaan rasa dan bentuk produk dari waktu ke waktu, sekaligus bersaing dengan produk camilan modern yang memiliki proses produksi lebih cepat. Namun, Bu Sanah menegaskan bahwa cita rasa tradisional yang kuat membuat pelanggan setianya selalu kembali. Strategi Pengembangan dan Pemasaran Digital Untuk menjangkau pasar yang lebih luas, pengrajin Opak Jampang Kulon mulai berinovasi. “Saat ini, kami sudah mulai menggunakan kemasan yang lebih modern agar terlihat lebih higienis dan menarik. Selain itu, kami aktif berpromosi melalui media sosial sehingga produk ini makin dikenal. Bahkan, kami sudah menerima pesanan dari luar kota,” tutupnya dengan antusias. Opak Jampang Kulon lebih dari sekadar makanan ringan; ia adalah warisan budaya yang dijaga dengan gigih oleh para pengrajin lokal. Diharapkan, dengan dukungan berkelanjutan, produk ini akan terus berkembang dan memberikan dampak ekonomi positif bagi komunitas Jampang Kulon.

Lanjukan Membaca

Sparks Forest Adventure Nagrak, Surga Petualangan Baru di Hutan Sukabumi

Sukabumi, Jawa Barat – Pecinta alam dan penggemar petualangan kini memiliki destinasi baru yang wajib dikunjungi: Sparks Forest Adventure di Nagrak. Terletak strategis di kawasan hutan hijau yang rimbun di Jl. Nagrak Cisarua, yang berbatasan dengan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, tempat wisata ini menyuguhkan kombinasi sempurna antara tantangan outdoor dan panorama alam yang memanjakan mata. Lokasi yang semula tersembunyi ini kini semakin mudah dijangkau. Berkat dukungan pemerintah daerah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal, akses jalan menuju Sparks Forest Adventure telah diperbaiki secara signifikan dengan lapisan beton dan aspal yang mulus. Hal ini tentu menjamin kenyamanan maksimal bagi setiap wisatawan yang berencana berlibur ke salah satu permata tersembunyi Kabupaten Sukabumi ini. Di Sparks Forest Adventure, pengunjung dapat menguji adrenalin dengan berbagai kegiatan menarik. Fasilitas yang tersedia antara lain lintasan flying fox yang memacu jantung, jembatan gantung yang melintasi kanopi pohon, serta serangkaian rintangan di atas pepohonan yang cocok untuk kegiatan keluarga maupun gathering komunitas. Selain wahana utama, pengelola juga menyiapkan area bersantai dan spot foto yang Instagramable. Latar belakang hutan yang alami dan udara yang sejuk menyegarkan membuat setiap momen liburan di sini terasa istimewa dan layak diabadikan. Perpaduan antara keindahan alam Kecamatan Nagrak yang autentik dengan fasilitas petualangan yang lengkap menjadikan Sparks Forest Adventure sebagai tempat yang ideal untuk melepaskan kepenatan dari rutinitas harian. Bagi wisatawan yang mencari sensasi liburan yang berbeda dan berkesan, Sparks Forest Adventure di Nagrak adalah pilihan yang tidak boleh dilewatkan.

Lanjukan Membaca

Momentum Santri Mengawal Indonesia ke Panggung Peradaban Dunia

Menyambut Hari Santri 2025 sebagai refleksi historis sekaligus proyeksi masa depan peran santri dan pesantren dalam membangun bangsa. Peringatan ini menegaskan peran pesantren, bukan hanya sebagai lembaga pendidikan Islam, tetapi juga sebagai pusat peradaban yang melahirkan generasi unggul, berakhlak, dan berdaya saing. Menteri Agama menegaskan pesantren bukan sekadar lembaga pendidikan agama, melainkan pusat peradaban yang melahirkan generasi tangguh, mandiri, dan berakhlak. “Hari Santri bukan hanya refleksi sejarah, tapi juga komitmen ke depan. Pesantren adalah motor peradaban yang menyiapkan generasi kompetitif, tidak hanya di tingkat nasional, tapi juga global,” ujar Menteri Agama. Menteri menekankan, tantangan terbesar ke depan adalah kualitas. Santri dituntut menguasai ilmu agama sekaligus sains modern agar bisa menjawab tantangan global. “Santri adalah generasi antre, yang siap tampil membawa kekuatan umat dengan identitas keislaman inklusif,” tegasnya. Ia menambahkan, pendidikan pesantren tidak hanya membentuk intelektual, tapi juga rasa – kepekaan moral, sosial, dan spiritual. Konsep keseimbangan antara logika dan rasa diyakini menjadi modal santri dalam memimpin bangsa. Dalam konteks krisis lingkungan, Menteri Agama menyoroti pentingnya ekoteologi – kesadaran bahwa menjaga bumi adalah bagian dari ibadah. Santri, katanya, harus menjadi agen pelestarian alam. Selain itu, ia juga menekankan perlunya kurikulum cinta dalam pesantren: pendidikan yang menumbuhkan kasih sayang, toleransi, dan welas asih lintas agama maupun budaya. “Santri yang kita harapkan bukan hanya cerdas, tapi juga penuh cinta pada sesama,” katanya. Lebih jauh, Menteri Agama menyebut Indonesia memiliki peluang besar menjadi kiblat peradaban Islam dunia. Tradisi moderasi ala pesantren, ditambah stabilitas politik dan ekonomi, menjadi modal kuat untuk memainkan peran global. Pemerintah, lanjutnya, berkomitmen mendukung pengembangan pesantren melalui pendidikan gratis, penguatan ekonomi umat, hingga program sosial yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Dari Resolusi Jihad ke Peradaban Dunia Dalam laporan Ithlaq, Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno, menegaskan tema Hari Santri 2025: “Mengawal Indonesia Menuju Peradaban Dunia”. Menurutnya, santri sejak awal terbukti berperan besar dalam sejarah bangsa, termasuk melalui Resolusi Jihad 10 November 1945. “Hampir semua orientalis mengakui peran pesantren dalam membangun pendidikan dan peradaban di Indonesia,” ujarnya. Amien juga menyoroti nilai inklusivisme pesantren yang mampu beradaptasi dengan budaya lokal maupun global, tanpa kehilangan jati diri. Ia menyebut perayaan tahun ini lebih inklusif, melibatkan pesantren dari Sumatera hingga Sulawesi. Tak sekadar seremoni, Hari Santri kali ini juga diwarnai kegiatan sosial nyata, mulai dari cek kesehatan gratis hingga program penguatan ekonomi umat. Hari Santri 2025 menegaskan kembali peran santri dalam sejarah dan masa depan bangsa. Dari Resolusi Jihad 1945 hingga peradaban dunia 2045, pesantren dan santri diproyeksikan terus menjadi garda depan dalam menjaga NKRI, membangun moderasi beragama, serta melahirkan generasi cinta ilmu, cinta sesama, dan cinta tanah air.

Lanjukan Membaca

📢 Pemkab Sukabumi Buka Seleksi Terbuka JPT Pratama 2025

📢 Pemkab Sukabumi Buka Seleksi Terbuka JPT Pratama 2025Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Panitia Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama membuka kesempatan bagi Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemkab Sukabumi, Pemkab/Kota se-Jawa Barat, serta Pemprov Jawa Barat untuk mengikuti seleksi terbuka pengisian 4 jabatan tinggi pratama, yaitu:1️⃣ Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah2️⃣ Kepala Dinas Kesehatan3️⃣ Kepala Dinas Perikanan4️⃣ Direktur UPTD RSUD SekarwangiBagi ASN yang memenuhi persyaratan dan berminat berkarier di lingkungan Pemkab Sukabumi, segera daftarkan diri sesuai ketentuan yang tercantum dalam pengumuman resmi.📅 Tahun 2025 menjadi momentum untuk melangkah bersama menuju birokrasi yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pelayanan publik.

Lanjukan Membaca

BUPATI BERSAMA LKS TRIPARTIT BAHAS BERBAGAI ISU STRATEGIS TERKAIT DUNIA USAHA

BUPATI BERSAMA LKS TRIPARTIT BAHAS BERBAGAI ISU STRATEGIS TERKAIT DUNIA USAHABupati Sukabumi H. Asep Japar berkumpul dengan pengurus dan anggota Lembaga Kerjasama (LKS) Tripartit di Pendopo Sukabumi, Kamis, 30 Oktober 2025. Kumpulan yang terdiri dari unsur pemerintah, pengusaha, dan buruh ini, membahas berbagai hal terkait dunia usaha dan kerja di Kabupaten Sukabumi.Bupati yang sekaligus ketua LKS Tripartit ini, dalam arahannya mengajak semua pihak yang tergabung untuk terus bersinergi dan berkolaborasi. Terutama untuk menyejahterakan semuanya. Baik dari sisi buruh maupun pengusaha.“Ini momentum penting untuk memperkuat kerjasama dan membangun sinergi. Baik pemerintah, pelaku usaha, maupun pekerja dalam mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang lebih baik,” ujarnya.Apalagi, tripartit ini menjadi wadah untuk bersuara dan mencari solusi dari setiap permasalahan. Baik dari sisi buruh ataupun pengusaha.“Ketika ada permasalahan, kita berbicara di sini dan mencari solusi bersama. Pertemuan kali ini pun telah banyak masukan,” ucapnya.Dirinya pun berkomitmen untuk terus mendukung tripartit ini.“Mari sekarang dan ke depan kita bersama-sama memajukan Kabupaten Sukabumi yang mubarakah (maju, unggul, berbudaya, dan berkah),” ungkapnya.Ketua DPC SPN Kabupaten Sukabumi sekaligus perwakilan Buruh yang ada di LKS Tripartit, Budi Mulyadi mengatakan, bupati telah memberikan ruang yang luar biasa. Sehingga, semua bisa berdikusi dan berdialog langsung bersama bupati.“Ini angin segar bagi kami. Bupati memberikan ruang. Namun tetap kami menunggu komitmen bupati dalam membawa tripartit ini lebih baik lagi,” pungkasnya.

Lanjukan Membaca

OPTIMALKAN KINERJA ORGANISASI, PEMKAB SUKABUMI LAKUKAN ROTASI DAN PROMOSI ASN

Pemerintah Kabupaten Sukabumi melakukan rotasi dan promosi besar-besaran di jajaran aparatur sipil negara (ASN). Sebanyak 293 pejabat dilantik oleh Bupati Sukabumi H Asep Japar di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Rabu (8/10/2025). Mereka yang dilantik terdiri dari 25 pejabat pimpinan tinggi pratama, 125 pejabat administrator, 136 pejabat pengawas, serta 7 kepala puskesmas. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri wakil Bupati H Andreas dan Sekretaris Daerah H Ade Suryaman. Bupati H Asep Japar menegaskan, pelantikan tersebut merupakan bagian dari upaya penataan birokrasi untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan akuntabel. Ia mengatakan, proses mutasi dan promosi jabatan dilaksanakan secara transparan, berbasis norma, standar, prosedur, dan kriteria (NSPK) serta melalui platform digital kepegawaian, dan telah mendapatkan izin dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). “Pelantikan ini adalah bagian dari manajemen ASN yang harus dilakukan secara akuntabel dan sesuai regulasi. Ini bukan sekadar pergantian jabatan, tetapi proses regenerasi birokrasi agar organisasi berjalan dinamis dan profesional,” ujar Bupati Menurutnya, regenerasi menjadi hal penting untuk menjamin kesinambungan penyelenggaraan pemerintahan serta memberi ruang bagi ASN berprestasi agar bisa menempati posisi strategis. “Kita harus memastikan pejabat yang memiliki kapabilitas tidak gagal promosi hanya karena sistem seleksi yang tidak mendukung,” tegasnya. Dirinya meminta para pejabat segera beradaptasi di tempat tugas baru, memperkuat kinerja organisasi, serta memberikan pelayanan publik terbaik bagi masyarakat. “Saya mengingatkan kepada saudar-saudara pentingnya menjaga integritas, loyalitas, dan komitmen terhadap tugas serta tanggung jawab,” pungkasnya. Bupati berharap seluruh pejabat dapat bekerja maksimal dalam mendukung pelaksanaan program strategis daerah serta memperkuat pelayanan publik. “Pelantikan ini juga dimaknai sebagai langkah mempercepat implementasi visi daerah menuju Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah (Mubarakah),” tandasnya. Beberapa pejabat eselon II (pimpinan tinggi pratama) yang dilantik antara lain: 1. Hj. Lina Evelin Marlina, S.IP., M.M. menjabat sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Sekretariat Daerah. 2. Drs. Gun Gun Gunardi, M.A.P. menjabat sebagai Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah. 3. Drs. Eki Radiana Rizki, M.Si. menjabat sebagai Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah. 4. Drs. Tri Romadhono Suwardianto, A.P., M.A.P. menjabat sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan Sekretariat Daerah. 5. Ir. Toha Wildan Athoilah, M.T. menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah. 6. Ir. Bambang Widyantoro, M.T. menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial. 7. Jujun Juaeni, S.Sos., M.M. menjabat sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik. 8. dr. Gatot Sugiharto, Sp.B. menjabat sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan. 9. Drs. Hari Riyadi, M.M. menjabat sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Sekretariat Daerah. 10. Nunung Nurhayati, S.Sos., Kp., M.Si. menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup. 11. Sri Hastuty Harahap, S.P., M.S.E., M.A. menjabat sebagai Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah. 12. Agus Sanusi, S.K.M., M.Si. menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. 13. Drs. Budianto, M.Si. menjabat sebagai Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan. 14. Ahmad Samsul Bahri, S.Sos., M.A.P. menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa. 15. Drs. Uus Pirdaus, M.M. menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum. 16. Mubtadi Latip, S.IP. menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan. 17. Sigit Widarmadi, S.E. menjabat sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi. 18. Dr. Drs. H. Ali Iskandar, M.H. menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata. 19. Aep Majmudin, S.E., M.M. menjabat sebagai Kepala Dinas Pertanian. 20. Drs. Dede Rukaya, M.M. menjabat sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. 21. Yulipri, S.T., M.T. menjabat sebagai Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian. 22. Sendi Apriadi, S.STP., M.Si. menjabat sebagai Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman. 23. Eka Nandang Nugraha, S.IP., M.M. menjabat sebagai Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana. 24. Deden Sumpena, S.Pd.I., Kp., M.Si. menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan. 25. Wawan Godawan Saputra, S.IP., M.A.P. menjabat sebagai Sekretaris DPRD.

Lanjukan Membaca

Kepala Bappelitbangda Kabupaten Sukabumi H. Aep Majmudin, S.E., M.M Rapat dinas bulan september 2025 lingkup Pemerintah Kabupaten Sukabum

Senin 22 September 2025 – Bertempat di Aula utama Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Kepala Bappelitbangda Kabupaten Sukabumi mengikuti rapat dinas bulan september 2025 lingkup Pemerintah Kabupaten Sukabumi Dalam Kesempatan tersebut Kepala Bappelitbangda Kabupaten Sukabumi H. Aep Majmudin, S.E., M.M melakukan ekspose terkait Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RJPMD) Kabupaten Sukabumi Tahun 2025-2029

Lanjukan Membaca