BUPATI PIMPIN RAKOR KEBENCANAAN, Disperkim Paparkan Strategi Pembangunan Rumah Khusus bagi Korban Bencana

PanglawunganNews.com – Palabuhanratu, Sukabumi – Senin, 19 Januari 2026 PALABUHANRATU – Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus memperkuat sinergi antar-OPD dalam menghadapi tantangan bencana alam. Bertempat di Aula Setda, Bupati Sukabumi menggelar Rapat Koordinasi Kebencanaan yang dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan daerah dan kepala dinas terkait, Senin (19/01). Salah satu sorotan utama dalam rapat tersebut adalah presentasi dari Dinas Perkim mengenai rencana pembangunan rumah khusus bagi para penyintas bencana. Disperkim memastikan bahwa perencanaan pembangunan hunian ke depan akan lebih ketat dalam standar kelayakan dan pemilihan lokasi untuk meminimalisir risiko di masa depan. Dukungan penuh diberikan oleh Bupati agar Disperkim segera mengeksekusi penyiapan lokasi dan pembangunan fisik hunian bagi masyarakat yang kehilangan tempat tinggal. “Ini adalah bagian dari semangat Sukabumi Mubarakah. Pemerintah hadir untuk menjamin setiap warga terdampak bencana mendapatkan hak atas hunian yang aman dan terlindungi,” tegas jajaran pimpinan daerah dalam rapat tersebut. Melalui koordinasi ini, diharapkan integrasi data antara BPBD dan Disperkim semakin solid guna memastikan bantuan rumah khusus tepat sasaran dan tepat waktu.

Lanjukan Membaca

WISATA MURAH MERIAH! HANYA 10 RIBU, NIKMATI KEINDAHAN AIR TERJUN BIRU DI CURUG LARANGAN

PanglawunganNews.com – Ciemas, Sukabumi – Jumat, 23 Januari 2026 CIEMAS – Ingin liburan yang menyegarkan namun ramah di kantong? Curug Larangan di Desa Girimukti bisa menjadi pilihan utama. Dengan tiket masuk hanya Rp10.000, wisatawan sudah bisa menikmati kemegahan air terjun setinggi 50 meter yang terletak di kawasan Ciemas, Kabupaten Sukabumi. Akses menuju lokasi ini akan membawa Anda menembus hutan yang masih lebat hingga tiba di depan kolam alami yang jernih. Berikut adalah rincian biaya dan jam operasional Curug Larangan: Tips Berkunjung: Bagi Anda yang ingin camping santai di siang hari, disarankan membawa tikar atau alas yang tebal karena area bibir kolam didominasi oleh bebatuan. Pastikan kendaraan terparkir dengan aman di Kampung Cisaar sebelum melanjutkan perjalanan kaki menuju titik air terjun. Tetap jaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan agar keasrian Curug Larangan tetap terjaga sebagai bagian dari kebanggaan Sukabumi Mubarakah.

Lanjukan Membaca

KREATIF! SAMBIL BERTANI, WARGA SUKABUMI RAIH CUAN JUTAAN RUPIAH DARI ANYAMAN BAMBU

PanglawunganNews.com – Sukabumi – Kamis, 22 Januari 2026 SUKABUMI – Kreativitas warga Kabupaten Sukabumi memang tak ada habisnya. Sambil menjalani profesi utama sebagai petani perkebunan, banyak warga yang sukses memanfaatkan waktu luang untuk menyulap batang bambu menjadi produk bernilai jual tinggi. Penghasilan tambahan ini menjadi penyokong ekonomi yang signifikan bagi keluarga petani di perdesaan. Proses pembuatan diawali dengan pengolahan bambu batangan menjadi lembaran siap anyam. Ketekunan para petani dalam menganyam menghasilkan produk berkualitas yang diakui pasar lokal. Kekhasan anyaman “rangkap melintang” asli Sukabumi menjadi daya tarik utama bagi pembeli yang mengutamakan kekuatan fisik barang. “Kami berharap ada dukungan lebih dari pihak terkait, baik dalam hal pemasaran maupun inovasi desain. Kerajinan bambu ini adalah warisan leluhur yang harus terus tumbuh demi Sukabumi Mubarakah yang mandiri secara ekonomi,” ujar seorang perajin setempat. Pemanfaatan bambu yang mencakup kebutuhan sandang, pangan (rebung), hingga papan ini membuktikan bahwa tanaman tropis tersebut merupakan pilar penting dalam ketahanan ekonomi kreatif di Kabupaten Sukabumi.

Lanjukan Membaca

SENTRA TANDUK KAMPUNG INGGRIS: DESTINASI WISATA BELANJA BERSEJARAH DI KABUPATEN SUKABUMI

PanglawunganNews.com – Sukaraja, Sukabumi – Kamis, 22 Januari 2026 SUKARAJA – Mencari buah tangan unik dari Sukabumi? Kampung Inggris di Desa Sukaraja adalah jawabannya. Dikenal sejak masa kolonial atau tepatnya tahun 1922, wilayah ini tetap konsisten memproduksi aneka kerajinan berbahan dasar tanduk sapi dan kerbau yang dipasok dari penjuru Indonesia. Berbagai pilihan suvenir tersedia di sini dengan harga yang sangat bervariasi. Pengunjung bisa membawa pulang gantungan kunci seharga Rp10 ribu, sendok kecil, hingga kerajinan dua tanduk eksklusif seharga Rp175 ribu. Produk unggulan yang paling diminati adalah kerajinan berbentuk ikan dan kaligrafi yang menonjolkan tekstur alami tanduk yang mengkilap. “Bagi masyarakat yang ingin melihat langsung proses pembuatannya atau berbelanja koleksi unik ini, silakan datang langsung ke Jalan MH Holil, Sukaraja. Ini adalah bentuk nyata dukungan kita terhadap UMKM lokal Sukabumi Mubarakah,” ajak pemerintah desa setempat. Keberadaan Kampung Inggris menjadi pengingat penting bahwa kekuatan ekonomi lokal berbasis kearifan lokal mampu bertahan melintasi zaman dan tetap relevan bagi pasar modern saat ini.

Lanjukan Membaca

KERIPIK ENYE CICANTAYAN GO MODERN: Serap Lebih Banyak Tenaga Kerja dan Tingkatkan Upah Warga

PanglawunganNews.com – Cisaat, Sukabumi – Kamis, 22 Januari 2026 CISAAT – Kabar menggembirakan datang dari para pengrajin keripik enye-enye di Desa Cicantayan. Inovasi teknologi tepat guna yang diterapkan pada industri rumahan berbasis singkong ini terbukti sukses meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat secara signifikan. Keberhasilan peningkatan produktivitas ini berdampak langsung pada penyerapan tenaga kerja. Tercatat, jumlah pekerja di sentra keripik ini bertambah dari 5 orang menjadi 15 orang (naik 200%). Selain itu, kesejahteraan para pekerja pun meningkat dengan adanya kenaikan upah harian dari Rp30.000 menjadi Rp40.000 per hari. “Alhamdulillah, berkat penggunaan mesin parut modern, kerjanya jadi lebih ringan, hasilnya lebih banyak, dan penghasilan warga juga ikut naik. Ini benar-benar mewujudkan semangat Sukabumi Mubarakah yang berawal dari kemandirian ekonomi desa,” ujar salah satu pengrajin. Transformasi dari metode tradisional ke arah semi-modern ini menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Sukabumi. Dengan produk yang lebih higienis dan berkualitas, Keripik Enye Cicantayan siap menjadi ikon oleh-oleh unggulan yang membawa nama harum daerah.

Lanjukan Membaca

PERKUAT ATURAN LAPANGAN, BAPEMPERDA DPRD SUKABUMI SINERGIKAN SATPOL PP DAN DISHUB DALAM RAPERDA BARU

PanglawunganNews.com – Sukabumi – Senin, 12 Januari 2026 SUKABUMI – Guna menciptakan tatanan daerah yang lebih tertib dan teratur, Bapemperda DPRD Kabupaten Sukabumi melaksanakan diskusi strategis bersama lintas perangkat daerah di Kantor Dinas Perhubungan, Senin (12/01). Fokus utamanya adalah sinkronisasi substansi Propemperda Tahun 2025. Dalam rapat tersebut, Bapemperda menekankan pentingnya efektivitas implementasi kebijakan dalam Raperda Penyelenggaraan Perhubungan dan Raperda Trantibumlinmas. Sinergi antara Satpol PP, Kesbangpol, dan Dishub menjadi kunci agar tidak terjadi tumpang tindih kewenangan dalam penegakan aturan di wilayah Kabupaten Sukabumi. Pihak DPRD berharap regulasi yang sedang disusun mampu menjawab tantangan keamanan dan kelancaran mobilitas warga. “Diskusi ini sangat komprehensif untuk menyelaraskan regulasi dengan kebutuhan riil masyarakat. Fokus kami adalah menghasilkan aturan yang mampu memberikan rasa aman dan ketentraman bagi warga Sukabumi Mubarakah,” ungkap perwakilan Bapemperda. Rapat kerja ini menjadi bagian dari upaya legislatif dalam menghadirkan kepastian hukum yang menunjang pelayanan publik yang prima dan berkualitas.

Lanjukan Membaca

BAPEMPERDA DPRD SUKABUMI SINERGI DENGAN DINAS SOSIAL: Matangkan Aturan Kesejahteraan Sosial & Disabilitas

PanglawunganNews.com – Sukabumi – Jumat, 9 Januari 2026 SUKABUMI – Jajaran Bapemperda DPRD Kabupaten Sukabumi terus mematangkan penyusunan aturan daerah melalui Rapat Kerja lintas sektoral yang digelar di Kantor Dinas Perhubungan, Jumat (09/01). Pertemuan ini menjadi krusial untuk menyelaraskan aspek teknis dan hukum terkait dua Raperda yang tengah digodok oleh legislatif. Rapat kerja ini melibatkan Dinas Sosial, BAPPELITBANGDA, dan Bagian Hukum Setda untuk membedah muatan lokal dalam Raperda Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial serta Raperda Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas. Pihak DPRD menekankan bahwa sinergi ini penting agar setiap pasal dalam Perda nantinya dapat diimplementasikan dengan baik oleh eksekutif. “Target kita adalah regulasi yang inklusif dan berkeadilan sosial. Melalui kerja sama lintas instansi ini, Bapemperda ingin memastikan bahwa hak-hak masyarakat terlindungi secara utuh melalui kebijakan daerah yang tepat sasaran,” ungkap perwakilan DPRD Kabupaten Sukabumi. Pembahasan ini merupakan bagian dari upaya DPRD dalam menghadirkan tata kelola pemerintahan yang responsif terhadap isu-isu kemanusiaan di wilayah Kabupaten Sukabumi.

Lanjukan Membaca

PANEN JAGUNG DI NAGRAK, HERA ISKANDAR APRESIASI POLRES SUKABUMI DALAM MENDUKUNG ASTA CITA PRESIDEN

PanglawunganNews.com – Nagrak, Sukabumi – Kamis, 8 Januari 2026 NAGRAK – Sektor pertanian di Kecamatan Nagrak mendapat perhatian khusus dari legislatif dan aparat penegak hukum. Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Hera Iskandar, mengapresiasi terobosan Polres Sukabumi yang terlibat aktif dalam mendorong peningkatan produksi pangan nasional melalui panen raya jagung di Desa Balekambang. Hera Iskandar menyampaikan bahwa aksi ini sejalan dengan program prioritas Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto, khususnya dalam menciptakan Indonesia yang mandiri pangan dan berdaya saing di kancah dunia. “Apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolres Sukabumi dan jajaran. Ini adalah kontribusi positif yang luar biasa. Melalui semangat Sukabumi Mubarakah, kita harapkan sektor pertanian terus tumbuh menjadi motor ekonomi kerakyatan,” tegas Hera Iskandar. Legislator tersebut berharap langkah Polres Sukabumi ini dapat memotivasi kelompok tani lainnya di Kabupaten Sukabumi untuk terus mengoptimalkan lahan pertanian guna menyongsong cita-cita Indonesia sebagai lumbung pangan dunia.

Lanjukan Membaca

PERKUAT SINERGI, PEMKAB SUKABUMI BAHAS BEASISWA BUPATI HINGGA PENANGANAN BENCANA DI RAPAT DINAS 2026

PanglawunganNews.com – Palabuhanratu, Sukabumi – Senin, 19 Januari 2026 PALABUHANRATU – Rapat Dinas lingkup Pemerintah Kabupaten Sukabumi bulan Januari 2026 tampil beda dengan menghadirkan sejumlah ekspose program strategis dari berbagai sektor. Kegiatan yang berlangsung di Aula Setda ini menunjukkan komitmen Bupati H. Asep Japar dalam membangun kolaborasi lintas instansi. Dalam rapat tersebut, beberapa agenda besar dipaparkan, di antaranya: Bupati H. Asep Japar bersama Wakil Bupati H. Andreas mengapresiasi inovasi yang diajukan para pimpinan lembaga. Sinergi ini diharapkan mampu mempercepat terwujudnya visi Sukabumi Mubarakah melalui program-program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, mulai dari pendidikan hingga mitigasi bencana. Rapat ditutup dengan penekanan pada tertib administrasi dan akuntabilitas kinerja sebagai fondasi utama pembangunan di tahun 2026.

Lanjukan Membaca

Profil Strategi Unggulan: H. Aep Majmudin

Membangun Sukabumi sebagai Lumbung Pangan Nasional melalui “Intensifikasi Modern & Kolaboratif” Di bawah kepemimpinan H. Aep Majmudin, Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi tidak hanya fokus pada perluasan lahan, tetapi pada efektivitas hasil melalui empat pilar strategi utama: 1. Optimalisasi Brigade Alsintan (Mekanisasi Pertanian) H. Aep Majmudin mendorong transisi dari pertanian tradisional ke pertanian modern. Melalui Brigade Alsintan, petani diberikan akses mudah terhadap alat mesin pertanian (traktor, rice transplanter, dan combine harvester). 2. Gerakan Serap Gabah Petani (Sergap) Terintegrasi Menindaklanjuti arahan Kementerian Pertanian, ia membangun sistem koordinasi yang solid antara Dinas Pertanian, Penyuluh, dan Bulog. Strategi ini memastikan gabah petani terserap dengan harga yang layak, sehingga memotivasi petani untuk terus berproduksi. 3. Penguatan Peran Penyuluh sebagai “Garda Terdepan” H. Aep memposisikan penyuluh pertanian bukan hanya sebagai pemberi materi, tetapi sebagai pendamping teknis di lapangan. Ia menginstruksikan pemantauan ketat terhadap pola tanam dan pengendalian hama secara terpadu. 4. Strategi IP400 (Empat Kali Tanam Setahun) Salah satu kunci lonjakan produksi padi Sukabumi adalah penerapan pola tanam IP400 di lahan-lahan dengan irigasi teknis yang memadai. Dengan penggunaan benih unggul genjah dan manajemen air yang disiplin, petani dapat memanen padi hingga empat kali dalam satu tahun. Motto Kepemimpinan: “Bertani itu Keren! Kita tidak hanya menanam padi, kita sedang membangun kedaulatan bangsa dari desa-desa di Sukabumi.” Keberhasilan meraih Peringkat Kedua Nasional ini membuktikan bahwa kombinasi antara sentuhan teknologi, pendampingan lapangan yang militan, dan manajemen pascapane yang baik adalah kunci sukses menuju Sukabumi Mubarakah.

Lanjukan Membaca