PANGLAWUNGAN.COM, PALABUHANRATU – 10 Agustus 2026 | Siapa yang tidak kenal dengan harumnya aroma tepung beras kukus yang berpadu dengan gurihnya kelapa parut dan lelehan gula merah? Buat warga Jawa Barat, jajanan Awug dan Dodongkal tentu sudah sangat familiar. Namun, tahu tidak kalau dua jajanan nikmat ini punya perbedaan dari segi nama dan teknik penyajiannya?
Yuk, kita bahas perbedaan dan daya tariknya hingga sempat diliput media asing!
1. Perbedaan Nama & Cara Pembuatan
- Kenapa Dinamakan AWUG? Nama Awug berasal dari bahasa Sunda “diawug-awug”, yang artinya diaduk atau dicampur secara acak. Tepung beras kasar, kelapa, dan gula merah dicampur merata lalu dikukus dalam aseupan (kukusan bambu berbentuk kerucut). Saat matang, Awug dipotong-potong dan disajikan hangat.
- Kenapa Dinamakan DODONGKAL? Nama Dodongkal (atau Dongkal) lebih banyak digunakan di kawasan Sukabumi, Bogor, hingga perbatasan Betawi. Istilah ini merujuk pada proses mencongkel atau memotong kue kukus padat ini dari wadah pengukusnya. Ciri khas Dodongkal biasanya memiliki adonan yang ditekan lebih padat dengan pola lapisan gula aren yang berselang-seling rapi.
2. Pernah Diliput Media Internasional
Olahan kue kukus khas Sunda ini ternyata menarik perhatian para foodies dunia! Berbagai kanal media asing dan pembuat konten kuliner internasional (seperti tayangan liputan Street Food dan liputan media wisata seperti Channel NewsAsia serta jurnalis kuliner Jepang) pernah meliput keunikan Awug dan Dodongkal.
Hal yang Membuat Media Asing Terpukau:
- Alat Masak Tradisional: Penggunaan aseupan (kukusan bambu) dan seeng (dandang tembaga/kuningan) yang masih dipertahankan hingga kini.
- Sajian Alami: Penggunaan daun pisang sebagai alas dan bungkus yang memberikan aroma harum alami.
- Perpaduan Rasa Seimbang: Rasa manis alami dari gula aren asli Indonesia dipadukan dengan gurihnya kelapa parut segar.
Sama-sama manis, gurih, dan hangat, baik Awug maupun Dodongkal tetap menjadi bukti indahnya kekayaan warisan kuliner tradisional Tanah Sunda yang patut kita lestarikan!
