Sangkuriang: Strategi Baru Distan Sukabumi Jaga Kesejahteraan Petani dan Kemandirian Pangan

Berita Utama Bertani KEREN

PANGLAWUNGAN.COM, SUKABUMI – 4 Juli 2026 | Menghadapi dinamika geopolitik global yang penuh ketidakpastian, kemandirian ekonomi lewat sektor pangan menjadi harga mati. Berangkat dari semangat amanat RPJMD dan jargon kebanggaan “Bertani Itu Keren”, Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi menelurkan sebuah terobosan terintegrasi bertajuk “SANGKURIANG” (Strategi Swasembada Berkelanjutan dan Kemandirian Pangan) untuk memastikan ketersediaan pangan di tingkat akar rumput tetap aman sekaligus menekan angka kemiskinan masyarakat.

Inovasi ini menjadi krusial untuk membentengi sektor pertanian Sukabumi dari ancaman lahu alih fungsi lahan dan fluktuasi pendapatan petani. Padahal, Sukabumi merupakan daerah superior yang sukses menyabet predikat kedua nasional dalam peningkatan produksi padi dan membawa pulang Satyalencana Bidang Pertanian dari Presiden RI.

Melalui SANGKURIANG, pendekatan hilirisasi dan penataan kawasan pertanian dilakukan secara kolaboratif bersama kebijakan nasional dan provinsi.

“SANGKURIANG mengombinasikan empat pilar konkrit: Produksi Terfokus, Optimalisasi SDM dan Sumber Daya Lahan, Manajemen Rantai Pasok, serta Keberlanjutan Ekonomi dan Ekologi,” tulis cetak biru kebijakan Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi.

Penerapan nyata di lapangan kini diakselerasi melalui pemetaan 5 Kawasan Komoditas Unggulan, yakni:

  • Kawasan Padi
  • Kawasan Hortikultura
  • Kawasan Singkong
  • Kawasan Kopi
  • Kawasan Kelapa

Salah satu proyek percontohan yang sedang berjalan masif adalah implementasi pengembangan Kawasan Padi di wilayah Ciemas, yang dibarengi dengan penguatan Satgas Swasembada Pangan. Sinergi ini ditunjang lewat program fisik berupa normalisasi serta rehabilitasi jaringan irigasi, penyediaan benih unggul, hingga mekanisasi alat-alat pertanian modern di tiap wilayah kecamatan.

Hasil nyata dari kerja keras kolektif ini langsung tecermin pada rapor hijau pertanian per Juni 2026. Sukabumi mencatatkan Luas Tambah Tanam (LTT) Padi sebesar 91.646 hektare dan Luas Tambah Panen yang melimpah hingga 121.610 hektare. Dengan angka produktivitas tinggi mencapai 5,8 ton per hektare serta Indeks Pertanaman yang sangat aktif yakni 2,71 kali, kemandirian pangan berkelanjutan di Kabupaten Sukabumi optimis dapat terjaga dalam jangka panjang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *