Dispar Sukabumi Pimpin Aksi Bersih Pantai Karanghawu, Jaga Keindahan Pesisir untuk Pariwisata Unggulan

Sukabumi, PanglawunganNews.ID – Dalam upaya berkelanjutan menjaga keindahan alam dan memajukan sektor pariwisata daerah, Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sukabumi menggelar Aksi Bersih-Bersih Pantai Karanghawu. Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa (04/11/2025) ini menjadi wujud nyata kepedulian kolektif untuk merawat kawasan pesisir. Aksi ini diselenggarakan sebagai bagian dari kampanye “Sukabumi Bersih • Indah • Membanggakan”, mengajak seluruh lapisan masyarakat—mulai dari aparatur pemerintah, pelaku pariwisata, hingga komunitas lokal—untuk berpartisipasi aktif. Kepala Dinas Pariwisata menekankan bahwa kebersihan adalah modal utama pariwisata. Menjaga pesisir Karanghawu tetap bersih dan indah tidak hanya penting bagi lingkungan, tetapi juga krusial untuk menarik wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Melalui kegiatan ini, Dispar Sukabumi menegaskan komitmennya untuk memastikan destinasi wisata andalan seperti Pantai Karanghawu tetap lestari, sehingga dapat memberikan dampak ekonomi positif yang berkelanjutan bagi masyarakat Sukabumi.

Lanjukan Membaca

Harapan Baru di Nyalindung: Bupati Sukabumi Dampingi Kadis Perkim Tinjau Langsung Pembangunan Kampung KDM

PanglawunganNews.com, Nyalindung – Upaya penanganan pascabencana di Kabupaten Sukabumi mendapatkan perhatian langsung dari pucuk pimpinan. Bupati Sukabumi hadir di Kecamatan Nyalindung untuk meninjau progres pembangunan rumah yang diperuntukkan bagi warga terdampak bencana alam di Kampung KDM. Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi oleh Kepala Dinas Perkim serta sejumlah pejabat dan unsur masyarakat setempat. Kunjungan ini menegaskan bahwa pembangunan hunian baru ini adalah prioritas pemerintah daerah. Pembangunan rumah di Kampung KDM adalah buah dari kolaborasi tiga pilar pemerintahan—Provinsi, Kabupaten, dan Desa—yang bersatu padu dalam mewujudkan pemulihan masyarakat pascabencana. Bupati Sukabumi menyampaikan apresiasinya, berharap lokasi baru ini akan membawa dampak positif bagi warga. “Kampung KDM ini diharapkan menjadi tempat baru yang lebih aman dan nyaman bagi warga terdampak bencana. Pemerintah akan terus memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana,” kata Bupati. Kadis Perkim menambahkan bahwa pembangunan terus dipantau intensif untuk menjaga kualitasnya. Kegiatan peninjauan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam memberikan perhatian serius, memastikan bahwa warga yang kehilangan tempat tinggal mendapatkan hunian yang layak dan aman.

Lanjukan Membaca

Kepedulian Keluarga Disperkim: Dharma Wanita Hadirkan Dukungan Material dan Moral Bagi Warga Tugu Cisolok

PanglawunganNews.com, Sukabumi – Bencana banjir bandang yang melanda Desa Cikahuripan, Kecamatan Cisolok, mendapat perhatian cepat dari berbagai pihak, termasuk kelompok istri PNS. Dharma Wanita Persatuan Disperkim Kabupaten Sukabumi bergerak cepat menyalurkan bantuan ke lokasi terdampak di Kampung Tugu sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moral. Bantuan yang diserahkan tidak hanya bersifat material, tetapi juga membawa pesan solidaritas. Selain menyalurkan paket kebutuhan pokok (sembako), Dharma Wanita Disperkim juga memprioritaskan bantuan berupa alat tulis untuk anak-anak dan perlengkapan alat masak untuk meringankan beban kebutuhan sehari-hari warga. Siska Irawati Sendi, ST, Ketua Dharma Wanita Disperkim Kabupaten Sukabumi, menjelaskan bahwa aksi sosial ini adalah wujud nyata kepedulian dari keluarga besar dinas. “Kami berharap bantuan ini dapat sedikit membantu dan memberikan semangat bagi para korban untuk bangkit kembali setelah bencana. Kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi serta dukungan moral kepada masyarakat,” tutur Siska. Kegiatan penyaluran bantuan ini menegaskan kembali semangat kebersamaan dan gotong royong yang menjadi ciri khas Kabupaten Sukabumi. Melalui peran aktif dalam kegiatan kemanusiaan seperti ini, Dharma Wanita Disperkim menunjukkan bahwa dukungan terhadap korban bencana harus terus berlanjut hingga pemulihan selesai.

Lanjukan Membaca

Bupati dan Wabup beserta Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi Salurkan Traktor dan Mesin Air Langsung ke Kelompok Tani

PanglawunganNews.com, Sukabumi – Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi terus menunjukkan dukungan penuh terhadap sektor pertanian melalui penyerahan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) di seluruh wilayah kabupaten. Bupati H. Asep Japar dan Wakil Bupati H. Andreas, didampingi Kepala Dinas Pertanian Aep Majmudin, memimpin monitoring penyaluran bantuan berupa Traktor dan Mesin Air yang sangat dibutuhkan petani. Dalam kunjungannya, Bupati Asep Japar menekankan bahwa bantuan ini merupakan upaya nyata pemerintah untuk mendorong sektor pertanian agar lebih maju dan modern. “Kami berharap semoga para petani yang ada di wilayah Kabupaten Sukabumi bisa semakin sejahtera. Alat dan mesin ini disalurkan gratis, murni dari Pemerintah, tanpa biaya apa pun,” tegas Bupati. Penyaluran alsintan, khususnya mesin air, sangat krusial mengingat tantangan iklim dan kebutuhan irigasi yang mendesak. Dengan alat-alat baru ini, diharapkan proses pengolahan lahan dan pengairan dapat dilakukan lebih cepat dan efisien. Bupati Sukabumi juga tidak lupa menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Aep Majmudin, beserta seluruh jajaran yang telah bekerja keras dan membantu para petani sehingga bantuan ini dapat terealisasi.

Lanjukan Membaca

Demi Petani Sejahtera: Wabup Andreas Serahkan 159 Alsintan, Ingatkan Pemanfaatan Subsidi Pupuk

PanglawunganNews.com, Sukabumi – Komitmen Pemerintah Kabupaten Sukabumi terhadap kesejahteraan petani ditegaskan melalui penyerahan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada 56 kelompok tani. Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, memimpin langsung Rapat Koordinasi pendistribusian dan pengelolaan alsintan di Aula Dinas Pertanian, Kamis (6/11/2025). Bantuan alsintan yang diserahkan meliputi 30 unit traktor dan 129 unit hand sprayer. Penyerahan ini bertujuan untuk mempercepat kerja petani dan meningkatkan hasil produksi di tengah upaya menjaga ketahanan pangan daerah. Wabup Andreas menyatakan bahwa perhatian pemerintah terhadap petani adalah hal fundamental, bukan hanya untuk mewujudkan kemandirian pangan, tetapi juga untuk menjamin kesejahteraan pelaku pertanian. “Pemerintah berkomitmen agar petani sejahtera, mulai dari alat, pupuk, hingga bibitnya. Kita semua harus terus mendukung para petani, karena dari merekalah sumber pangan yang kita konsumsi setiap hari,” tegas Wabup. H. Andreas juga secara khusus menyoroti perhatian dari pemerintah pusat, terutama melalui subsidi pupuk yang dinilai luar biasa besar, dan mengimbau petani agar subsidi tersebut dimanfaatkan dengan penuh tanggung jawab. Kepala Distan, Aep Majmudin, menambahkan bahwa pihaknya telah merampungkan data e-RDKK 2026 untuk pupuk bersubsidi, yang mencatat 208.405 petani terdaftar dengan NIK. “Data e-RDKK 2026 yang lebih selektif ini kami yakini sebagai langkah positif. Kami berharap petani yang terdaftar adalah mereka yang memang layak menerima, yakni benar-benar petani, menguasai lahan maksimal dua hektare, dan membutuhkan pupuk subsidi,” jelas Aep. Distan juga mengumumkan bahwa ratusan unit alsintan tambahan, termasuk traktor roda dua dan pompa air, akan segera didistribusikan ke kelompok tani dalam waktu dekat.

Lanjukan Membaca

Bangkitkan Semangat Petani: Distan Sukabumi Turun Langsung Mendampingi Korban Banjir Bandang

PanglawunganNews.com, Sukabumi – Bencana banjir bandang di Cisolok dan Cikakak yang terjadi pada Senin (27/10/2025) tidak hanya merusak permukiman, tetapi juga melumpuhkan sektor pertanian. Menanggapi hal ini, Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Sukabumi langsung bergerak cepat melakukan monitoring dan pendampingan kepada petani yang sawahnya terdampak. Kepala Dinas Pertanian, Aep Majmudin, memimpin tim yang terdiri dari pejabat Distan, penyuluh dari BPP Cisolok dan Cikakak, serta POPT. Mereka turun ke Desa Cikahuripan, Cisolok, dan Cimaja (Cikakak) untuk melakukan verifikasi lapangan dan evaluasi tingkat kerusakan pada enam hektare sawah yang dilaporkan rusak. Aep Majmudin menekankan bahwa kerugian yang dialami petani karena tanaman padi yang rusak, namun pemulihan harus segera dilakukan. “Pemulihan sektor pertanian pascabencana tidak hanya soal memperbaiki lahan, tetapi juga mengembalikan semangat petani agar tetap produktif. Karena itu, kami akan terus hadir dan memberikan pendampingan, baik teknis maupun moral,” tegas Aep. Distan berjanji akan berupaya semaksimal mungkin membantu pemulihan, termasuk mengupayakan program bantuan benih dan mempercepat perbaikan saluran irigasi yang rusak akibat terjangan air. Di akhir kunjungannya, Aep Majmudin mengimbau masyarakat dan petani untuk selalu waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat cuaca ekstrem yang masih mengancam wilayah selatan Sukabumi. Ia mengingatkan pentingnya mengikuti arahan penyuluh dan menjaga sistem drainase/irigasi.

Lanjukan Membaca

Komitmen Pemimpin Daerah: Bupati Asep Japar dan Kapolres Pimpin Apel Kesiapan Bencana di Palabuhanratu

PanglawunganNews.com, Palabuhanratu – Seluruh komponen keamanan dan pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi menggelar Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana di Alun-Alun Palabuhanratu pada Rabu (5/11/2025). Apel akbar ini dipimpin oleh Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, dan dihadiri langsung oleh Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, Wakil Bupati H. Andreas, serta seluruh unsur Forkopimda dan para relawan. Kehadiran langsung Bupati dan unsur Forkopimda dalam pemeriksaan pasukan menunjukkan komitmen tinggi pemerintah daerah dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi yang mengancam Jawa Barat. Kapolres Samian menyampaikan bahwa apel serentak ini bertujuan memastikan personel dan seluruh sarana prasarana telah siap 100% untuk merespons cepat potensi bencana alam. Beliau menegaskan bahwa seluruh stakeholder harus bersinergi secara sigap dan cepat untuk menjamin keselamatan warga. Ancaman Banjir dan Longsor Meningkat Kesiapsiagaan ini sangat mendesak mengingat prediksi cuaca dari BMKG: Peningkatan curah hujan ini berisiko tinggi menimbulkan banjir, tanah longsor, dan angin kencang. Oleh karena itu, seluruh unsur masyarakat dan pemerintah diminta memperkuat kesiapsiagaan di tingkat paling dasar. Pesan Tegas Bupati untuk Warga Sukabumi Mengakhiri acara, Bupati Sukabumi memberikan pesan motivasi dan ajakan kepada seluruh elemen yang terlibat dalam bahasa Sunda yang mendalam, menekankan pentingnya kepedulian bersama terhadap daerah: “SING NYAAH KA SUKABUMI, JAGA SUKABUMI, NYAAH KA KABUPATEN NA, OGE NYAAH KA WARGA NA!” (Sayangi Sukabumi, Jaga Sukabumi, Sayangi Kabupatennya, Juga Sayangi Warganya!) Slogan ini menjadi penutup yang menggarisbawahi komitmen untuk menjaga keamanan dan keselamatan warga, sejalan dengan visi Sukabumi MUBARAKAH.

Lanjukan Membaca

Kolaborasi UI dan Warga Desa: Peta Partisipatif Sukabumi Jadi Kunci Mitigasi Bencana dan Desa Mandiri

PanglawunganNews.com, Sukabumi – Sinergi antara dunia akademik dan pemerintah daerah terus diperkuat di Kabupaten Sukabumi. Departemen Geografi FMIPA Universitas Indonesia (UI) telah lama berperan aktif melalui program Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dan inisiatif pemetaan partisipatif yang dimulai sejak tahun 2012. Proyek ini bukan sekadar riset, tetapi merupakan upaya nyata untuk memberdayakan desa. Fokus utama kegiatan ini adalah meningkatkan kapasitas teknis aparat desa dan masyarakat agar mampu melakukan pemetaan secara mandiri. Hal ini sejalan dengan tujuan untuk mendukung perencanaan pembangunan desa, terutama dalam aspek mitigasi bencana dan pengelolaan sumber daya lokal yang efektif. Menurut tim pelaksana, proyek ini menghasilkan produk penting berupa peta potensi desa skala 1:5.000 serta buku kajian komprehensif mengenai kondisi geologi, hidrologi, dan sosial ekonomi desa. “Prosesnya sangat melibatkan warga. Kami memanfaatkan citra satelit resolusi tinggi, lalu tim turun langsung melakukan validasi lapangan. Outputnya berupa peta yang sangat detail (by name by address),” jelas tim riset. Manfaat Peta Bagi Warga: Kolaborasi ini menunjukkan komitmen Pemkab Sukabumi untuk bekerja sama dengan Perguruan Tinggi dalam memanfaatkan ilmu geospasial demi terciptanya perencanaan pembangunan yang tepat sasaran, berbasis potensi, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Lanjukan Membaca

Dari Resolusi Jihad Hingga Aksi Sosial: Hari Santri 2025 Menegaskan Peran Garda Terdepan Bangsa

Sukabumi – Peringatan Hari Santri 2025 kembali mengangkat narasi historis peran santri dalam sejarah kemerdekaan hingga kontribusi nyata mereka di masa kini. Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno, melalui laporannya dalam Ithlaq, menggarisbawahi tema peringatan tahun ini: “Mengawal Indonesia Menuju Peradaban Dunia,” yang berakar kuat dari sejarah perjuangan. Amien Suyitno menegaskan bahwa peran santri telah terukir sejak awal berdirinya bangsa, dengan Resolusi Jihad 10 November 1945 sebagai bukti monumental. Ia menyebutkan bahwa banyak orientalis pun mengakui peran sentral pesantren dalam membentuk fondasi pendidikan dan peradaban di Nusantara. “Hampir semua orientalis mengakui peran pesantren dalam membangun pendidikan dan peradaban di Indonesia,” kata Amien Suyitno. Inklusivitas dan Adaptasi Budaya menjadi ciri khas pesantren yang disoroti. Lembaga ini dianggap sukses dalam beradaptasi dengan budaya lokal maupun global tanpa kehilangan identitas keislaman mereka. Perayaan Hari Santri tahun ini pun dirancang lebih inklusif, melibatkan partisipasi pesantren dari Sabang hingga Merauke, mulai dari Sumatera hingga Sulawesi. Peringatan Hari Santri 2025 tidak berhenti pada seremonial, tetapi diwarnai oleh aksi sosial yang berdampak nyata. Kegiatan seperti cek kesehatan gratis dan program penguatan ekonomi umat digalakkan, menunjukkan komitmen santri untuk berinteraksi langsung dengan kebutuhan masyarakat. Secara keseluruhan, Hari Santri 2025 merupakan penegasan kembali bahwa santri adalah garda depan dalam tiga pilar utama bangsa: menjaga NKRI, membangun moderasi beragama, serta melahirkan generasi yang kaya ilmu dan cinta tanah air. Dari semangat Resolusi Jihad 1945, santri diproyeksikan terus membawa Indonesia menuju peradaban dunia 2045.

Lanjukan Membaca

Bappelitbangda Sukabumi Inisiasi FGD, Perkuat Sinergi Riset Dukung Pembangunan Berbasis Bukti

Sukabumi – Dalam rangka memajukan ekosistem riset dan inovasi daerah, Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Sukabumi menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) strategis. Acara ini melibatkan berbagai institusi pendidikan tinggi yang telah menjalin kemitraan dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi. Kegiatan ini berfungsi sebagai platform kolaborasi penting yang mempertemukan unsur Pemerintah Daerah, Lembaga Riset, dan Perguruan Tinggi. Tujuannya adalah untuk menciptakan ekosistem riset yang berkelanjutan serta membangun sistem manajemen pengetahuan yang efektif guna mendukung perumusan kebijakan pembangunan yang didasarkan pada bukti (evidence-based policy). Dihadiri Kampus Nasional dan Lokal FGD ini menarik partisipasi aktif dari Tim Riset dan Inovasi dari berbagai kampus terkemuka, baik negeri maupun swasta. Institusi yang hadir antara lain: Para peserta berdiskusi intensif mengenai pemanfaatan temuan-temuan riset untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan yang dihadapi daerah. Selain itu, mereka berbagi pandangan tentang bagaimana kolaborasi ini dapat memicu lahirnya inovasi yang memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Melalui pertemuan ini, harapan besar diletakkan pada terjalinnya sinergi yang lebih solid antara Pemkab dan akademisi dalam mewujudkan kebijakan yang benar-benar berbasiskan hasil penelitian. Langkah proaktif ini menegaskan komitmen Kabupaten Sukabumi untuk terus memperkuat kemitraan Riset dan Inovasi. Tujuannya tidak lain adalah menciptakan pembangunan yang berdaya saing, inklusif, dan berkelanjutan, sejalan dengan visi daerah untuk mewujudkan Sukabumi MUBARAKAH (Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah).

Lanjukan Membaca