PANGLAWUNGANNEWS.COM, SUKABUMI – Kemandirian ekonomi terpancar nyata di Kampung Nangewer, Desa Sukajaya, Kecamatan Sukabumi. Tercatat tak kurang dari 80 persen warga di kampung ini menggantungkan hidupnya sebagai pengrajin besek atau keranjang bambu mini. Kerajinan tangan yang terlihat sederhana ini nyatanya menjadi urat nadi ekonomi warga yang telah dijalankan secara konsisten selama lebih dari empat dekade. Setiap anyaman yang dihasilkan merupakan simbol ketekunan masyarakat dalam menjaga kearifan lokal di tengah modernisasi zaman.
Proses pembuatan besek memerlukan ketelitian, mulai dari pemilihan bambu, penjemuran, hingga pembentukan kubus yang presisi. Setiap pekannya, ribuan pasokan besek dikirimkan ke berbagai pabrik mochi ternama, dan jumlah ini melonjak tajam saat memasuki musim libur atau hari raya. Melalui usaha anyaman bambu ini, warga Desa Sukajaya tidak hanya menciptakan lapangan kerja bagi lingkungan sekitar, tetapi juga turut melestarikan nilai estetika tradisional yang menjadi bagian tak terpisahkan dari citra Sukabumi sebagai kota kuliner yang Mubarokah.
