PANGLAWUNGAN.COM, PALABUHANRATU – 3 Oktober 2026 | Pembahasan duit rakyat untuk tahun depan makin seru! Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi akhirnya memberikan jawaban resmi atas berbagai masukan, kritik, dan catatan dari tujuh fraksi di DPRD terkait Rancangan APBD Tahun 2027.
Jawaban ini dibacakan langsung oleh Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas mewakili Bupati dalam Rapat Paripurna ke-24 yang dipimpin Ketua DPRD Budi Azhar Mutawali pada Jumat (2/10/2026).
Pemkab memastikan masukan dari para wakil rakyat tidak cuma jadi angin lalu, tapi langsung dijadikan bahan evaluasi tajam. Berikut adalah poin-poin penting jawaban Pemkab atas masukan fraksi-fraksi di DPRD:
- Soal Pendapatan (Menjawab Golkar, PAN, PKB): Pemkab berjanji akan menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) lewat pajak digital dan menagih piutang tanpa mencekik rakyat kecil. Bonus produksi panas bumi juga akan dimaksimalkan, plus evaluasi ketat kinerja BUMD biar lebih cuan.
- Fokus Ekonomi & Tani (Menjawab Gerindra, PDIP, PPP): Tema tahun 2027 adalah perkuat Agroindustri dan Pariwisata! Anggaran akan disebar untuk bantu UMKM, BUMDes, hilirisasi produk pertanian, sampai perbaikan pasar tradisional biar produk lokal makin laku.
- Siaga Bencana & Layanan Dasar (Menjawab PKS): Sukabumi rawan gempa, jadi Pemkab siap pasang lima sensor sesar dan lima sirene peringatan dini! Selain itu, pemerataan layanan kesehatan BPJS dan pemeliharaan jalan juga dipastikan berlanjut.
- Infrastruktur & Sekolah (Menjawab Demokrat): Jalan rusak akan diperbaiki berdasarkan skala prioritas dan tingkat keparahannya. Kabar baiknya, perbaikan sekolah, insentif untuk guru agama, PAUD, hingga dukungan operasional RT/RW tetap masuk hitungan prioritas.
Pemkab Sukabumi juga akan memperketat pengawasan bantuan keuangan desa agar tepat sasaran lewat aplikasi SIPD. Setelah paripurna ini, pembahasan APBD 2027 akan dilanjutkan ke tahap yang lebih “panas”, yakni rapat kerja antara komisi-komisi di DPRD dengan para kepala dinas.
